Tampilkan postingan dengan label Aneka Tips. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Aneka Tips. Tampilkan semua postingan

5 Hal Untuk Jadi Pusat Perhatian



Ketika menyukai seseorang, satu hal yang penting dilakukan adalah untuk menarik perhatiannya. Namun, di tengah banyak orang, bagaimana cara untuk menonjol dan 'dilirik' olehnya? simak tips berikut ini.

1. Selalu tersenyum
Kebanyakan orang tertarik pada orang lain yang membuat mereka merasa lebih baik. Senyuman adalah hal yang bisa membuat suasana lebih cerah ketika Anda akan berbicara atau berinteraksi dengan orang lain. Senyuman juga bisa menjadi kontak pertama yang bersifat positif.

2. Lakukan kontak mata
Kontak mata adalah komunikasi on-verbal yang sangat kuat. Penyair dan orang yang sedang jatuh cinta seringkali menangkap momen ketika mereka saling bertatapan dan 'mengunci' mata masing-masing. Jika kalian bisa menggunakan kontak mata dengan baik, kalian akan membuat kesan misterius dan menggoda.

3. Jaga penampilan
Meski biasanya orang menyukai Anda apa adanya, tak ada salahnya membenahi penampilan agar lebih 'kinclong'. Survei membuktikan bahwa orang yang peduli penampilan lebih banyak menarik perhatian dibanding mereka yang tak mempedulikan penampilan.

4. Gunakan selera humor
Kepribadian dan selera humor yang baik tak hanya membuat orang memperhatikan Anda, tetapi juga menyukai Anda! Tawa membuat orang lupa akan masalah mereka. Jika Anda bisa membuat orang tertawa, Anda tak hanya akan diperhatikan, tetapi juga meninggalkan kesan yang baik dan mendalam.

5. Aktif di lingkungan
Tak ada orang yang memperhatikan Si Pasif. Perhatian utama pasti tertuju pada mereka yang seringkali aktif di lingkungannya. Itulah kenapa seringkali orang yang aktif lebih cepat populer dibandingkan mereka yang pasif. Jadi, jangan terlalu lama diam di tempat, lakukan sesuatu!

Itulah lima hal yang bisa dilakukan untuk jadi pusat perhatian sekaligus menarik perhatian orang yang Anda sukai. Selamat mencoba!

Pilih yang mana?


Sebuah perusahaan besar yang inigin merekrut karyawan terbaik, memberikan sebuah tes tertulis yang terdiri hanya satu sooal saja untuk dijawab para pelamar. Soal tersebut adalah:


Di tengah malam yang gelap gulita,  Anda sedang mengenderai motor di bawah hujan yang sangat lebat. Peristiwa itu terjadi disebuah desa yang penduduknya sedang diungsikan karena bencana banjir besar. Pemerintah setempat hanya bisa memberikan bantuan 1 bus yang pada saat itu sedang mengangkut orang-orang ke kota terdekat. Anda secara tidak sengaja bertemu dengan 3 orang yang merupakan pengunsi terakhir dari daerah tersebut, yaitu:
Seorang nenek tua yang sekarat.
Seorang dokter yang pernah menyelematkan hidup Anda.
Seseorang yang selama ini menjadi idaman hati Anda dan akhirnya Anda temukan.
Anda hanya bisa mengajak salah seorang dari mereka untuk dibawa. Siapakah yang akan Anda ajak? Dan, jelaskan jawaban Anda mengapa Anda melakukan itu! 


Sebelum Anda menjawab, ada beberapa hal yang perlu Anda pertimbangkan:
Seharusnya Anda menolong nenek tua, karena dia sudah sekarat. Jika tidak segera ditolong, ia mungkin akan meninggal. Namun, kalau dipikir-pikir, orang yang sudah tua memang sudah mendekati ajalnya. Sedangkan yang lain masih sangat muda dan harapan hidup ke depannya masih panjang.
Dokter itu pernah menyelamatkan hidup Anda. Inilah saat yang tepat untuk membalas budi kepadanya. tapi, kalau dipikir, jika sekadar membalas budi bisa saja dilain waktu bukan? Namun, kita tidak pernah tahu kapan kita akan mendapatkan kesempatan itu lagi.
Mendapatkan idaman hati adalah hal yang sangat langka. Jika kali ini Anda lewatkan, mungkin Anda tidak akan pernah bertemu dia lagi, dan impian Anda akan kandas selamanya. 
Jadi yang mana yang akan Anda pilih?


 



Ternyata dari 2000 orang pelamar, hanya 1 orang saja yang diterima bekerja di perusahaan tersebut. Orang tersebut menjawab:


Saya akan memberikan kunci motor saya kepada si dokter dan memintanya untuk membawa nenek tua yang sedang sekarat tersebut agar segera mendapatkan pertolongan. Sedangkan saya sendiri akan tetap tinggal di sana dengan  idaman hati saya dan menunggu ada yang kembali menolong kami.


***


Kawan, bukankah itu merupakan jawaban yang cukup bijak? Tapi, mengapa sebagian besar hal tersebut tidak terpikirkan oleh kita? Apakah karena kita sudah terbiasa tidak mau melepas apa yang sudah kita dapatkan, atau bahkan berusaha meraih sesuatu dengan sebanyak-banyaknya?


Namun perlu kita ketahui, kadang ketika kita rela untuk melepaskan sesuatu yang telah kita miliki, mengakui segala keterbatasan yang kita miliki, dan melepaskan semua keinginan kita untuk sesuatu yang lebih mulia, maka kita akan mendapatkan sesuatu yang jauh lebih besar.

Just do it


 

1. Jangan menunggu bahagia baru tersenyum, tapi tersenyumlah, maka kamu akan bahagia.
2. Jangan menunggu kaya baru bersedekah, tapi bersedekahlah, maka kamu semakin kaya.
3. Jangan menunggu termotivasi baru bergerak, tapi bergeraklah, maka kamu akan termotivasi.
4. Jangan menunggu dipedulikan orang baru kamu peduli, tapi pedulilah dengan orang lain! Makan kamu akan dipedulikan.
5. Jangan menunggu orang memahami kamu baru kamu memahami dia, tapi pahamilah orang itu, maka orang itu paham dengan kamu.
6. Jangan menunggu terinspirasi baru menulis, tapi menulislah, maka inspirasi akan hadir dalam tulisanmu.
7. Jangan menunggu proyek baru bekerja, tapi bekerjalah, maka proyek akan menunggumu.
8. Jangan menunggu dicintai baru mencintai, tapi belajarlah mencintai, maka kamu akan dicintai.
9. Jangan menunggu banyak uang baru hidup tenang, tapi hiduplah dengan tenang.  Percayalah, bukan sekedar uang yang datang tapi juga rejeki yang lainnya.
10. Jangan menunggu contoh baru bergerak mengikuti, tapi bergeraklah maka kamu akan menjadi cotoh yang diikuti.
11. Jangan menunggu sukses baru bersyukur, tapi bersyukurlah, maka bertambah kesuksesanmu.
12. Jangan menunggu bisa baru melakukan, tapi lakukanlah! Kamu pasti bisa!

Sudah siap berbisnis?


Banyak diantara kita yang kadang merasa begitu susahnya memulai sebuah usaha, alih-alih jika minim modal. Atau bahkan modalpun ada tetapi tidak mempunyai ide bisnis yang akan dijalankan
Tahukah Anda, ternyata dengan sedikit modalpun ada beberapa orang bisa mengembangkan bisnisnya melalui hobinya.


 



Novita sudah lama ingin memiliki usaha sendiri. Bahkan, ia telah memiliki dana yang cukup untuk memulai bisnis sendiri meski nilainya tidak besar. Wanita yang bekerja di sebuah perusahaan perdagangan umum ini pun sudah menetapkan bahwa ia akan membuka toko online.


Yang menjadi masalah, sampai sekarang, Novita masih tidak tahu produk apa yang mau ia tawarkan. Ia sempat mempertimbangkan beberapa jenis bisnis yang dirasa menarik, mulai dari jualan barang hingga jasa. Namun, ia tidak yakin bisa menjalankan bisnis tersebut.


Novita bukan orang satu-satunya yang kebingungan dalam menentukan bisnis apa yang akan dijalankannya. Banyak orang yang bingung memutuskan bisnis apa yang sebaiknya dia jalankan. Masalahnya, kalau asal menjalankan bisnis, bisa-bisa bisnisnya malah gagal.


Mencari ide bisnis yang bisa dijalankan memang susah-susah gampang. Menurut para pelaku bisnis yang sudah mapan, ide bisnis bisa ditemukan di sekitar Anda. Ide berbisnis itu bisa dari hobi, kemampuan, atau pengalaman, kata Yudhi Dwinanto, Direktur Utama Kraukk Indonesia, pengelola www.kraukk.com.


Berikut sumber yang bisa jadi pertimbangan Anda untuk menentukan ide dan model bisnis.


Hobi


Kalau Anda kebetulan menekuni hobi yang produktif, kenapa tidak sekalian mencoba membisniskan hobi Anda tersebut? Selain mempermudah Anda dalam memulai bisnis, tentunya, Anda otomatis sudah mengerti seluk-beluk bisnis yang akan dilakoni.


Dengar saja kisah Elyufial Persansa Dien, pendiri toko kamera online www.daldigital.net. Pria yang akrab disapa Elyudien ini memilih menekuni bisnis ini lantaran ia sendiri memiliki hobi fotografi.


Elyudien mendapatkan ide membuka toko online yang menjual peralatan dan aksesori fotografi setelah ia kerap mengalami kesulitan mencari aksesori untuk keperluan fotografi. Lama-lama, saya kepikiran kenapa enggak buka toko sendiri saja, kenang dia.


Pada 2007 silam, ia mulai menjajakan alat-alat fotografi melalui online. Saya pilih online karena pehobi fotografi itu tersebar di seluruh Indonesia, tutur Elyudien. Di 2008, pria ini resmi membuka toko www.daldigital.net.


Selain hobi fotografi, Elyudien juga hobi jalan-jalan. Bela kangan, ia juga membisniskan hobinya yang satu ini. Ia membuka www.daladventure.com, toko online yang melayani paket wisata petualangan.


Kelebihan menjalankan bisnis yang dimulai dari hobi, si pebisnis jadi lebih tahan banting dan bisa menjalankan bisnis ini dengan passion. Kalau bisnis dari hobi, sepahit apa pun bisa kita telan, tutur Elyudien.


Keahlian


Menekuni bisnis berdasarkan keahlian yang Anda miliki bisa menjadi satu alternatif lain. Contoh gampangnya, kalau Anda mengerti seluk-beluk kendaraan bermotor dan piawai mengutak-atik mesin, Anda bisa mencoba membuka bengkel.


Anda tidak harus memiliki keahlian sendiri, lo. Kalau Anda mengenal orang lain yang memiliki keahlian yang bisa dikembangkan menjadi bisnis, Anda bisa mengajak orang tersebut mengembangkan bisnis bersama-sama.


Hal tersebut dilakukan oleh Yudhi ketika merintis www.kraukk.com, yang menjual makanan seafood olahan. Yudhi mendapat ide memulai bisnis ini setelah menjajal udang tempura olahan salah seorang temannya. Lantaran rasanya yang enak, pria berstatus sarjana hukum ini pun memutuskan untuk menjajakan produk temannya tersebut.


Dengan menekuni bisnis sesuai keahlian yang dimiliki, Anda bisa membuat produk atau jasa yang berkualitas. Ini salah satu kunci keberhasilan. Lihat saja yang dialami Yudhi. Produk olahan seafood yang dijajakan Yudhi laris manis.


Buktinya, awalnya Yudhi hanya memasarkan satu produk, yakni udang tempura. Kini, kraukk.com sudah memiliki 22 jenis produk. Sekarang dalam seminggu, kami bisa menjual sekitar 100 kilogram dari berbagai jenis, tutur Yudhi.


Pengamatan dan pengalaman


Sudah jamak diketahui, kita bisa mengamati kondisi di sekitar untuk menemukan ide berbisnis. Ambil contoh kisah Bagus Utama, pendiri situs www.rajakarcis.com. Pria yang pernah bekerja di perusahaan teknologi informasi ini mendapat ide memulai bisnis penjualan tiket secara online lantaran melihat di Indonesia masih belum ada ticket box yang melayani penjualan secara online.


Padahal di Malaysia, Filipina, dan Singapura, bisnis serupa sudah berkembang. Bagus pun memanfaatkan peluang ini untuk menggarap bisnis ticket box secara online.


Harus memiliki nilai tambah


Tentu saja, sekadar menemukan ide dan model bisnis yang cocok dengan Anda tidak lantas membuat bisnis Anda sukses. Ada beberapa hal lain yang harus perhatikan bila ingin memulai bisnis online. Pertama, setelah menentukan bisnis apa yang akan Anda jalankan, Anda tetap harus mempelajari potensi pangsa pasar bisnis yang akan Anda jalankan. Pastikan pasarnya ada, saran Elyudien.


Dari situ, Anda nanti juga bisa mengenali karakter pasar yang Anda incar. Setelah itu, Anda bisa menentukan, bagaimana dan lewat media apa sebaiknya Anda memasarkan produk atau layanan Anda.


Kedua, bisnis online yang Anda jalankan harus unik dan memiliki nilai tambah. Bisnis online bisa berjalan kalau produk memiliki keunikan dan nilai tambah," papar Amir Karamoy, pengamat wirausaha serta Ketua Dewan Pengarah Perhimpunan Waralaba dan Lisensi Indonesia (WALI).


Keunikan dan nilai tambah ini bukan cuma bisa ditambahkan pada produk, lo. Kalaupun produk yang Anda jajakan terbilang generik, Anda bisa memberikan nilai tambah melalui layanan Anda.


Ambil contoh Kraukk.com. Toko online yang memajang slogan 'Seafoodnya Indonesia' ini menawarkan layanan antar gratis pada pelanggan di Jabotabek. Kami membuat kemasan khusus untuk menjaga agar produk tetap beku bila dikirim ke luar kota, ujar Yudhi.


Beda lagi dengan Daldigital.net. Menurut Elyudien, ia memberi nilai tambah dengan cara memberikan konsultasi kepada pelanggan yang ingin membeli produk untuk keperluan fotografi, gratis. Kebetulan saya hobi fotografi, jadi saya punya pengetahuan di bidang ini, jelasnya.


Ketiga, ada baiknya Anda mengasah kemampuan bisnis Anda. Jangan lupa, setiap bisnis memiliki karakter yang berbeda. Dengan memantapkan kemampuan pemasaran, Anda akan lebih mudah memasarkan produk atau layanan yang ditawarkan, meskipun bisnis yang Anda lakoni sesuai dengan ide dan kemampuan Anda.


Ada banyak cara yang bisa Anda lakukan untuk memantapkan pengetahuan pemasaran. Bisa dengan mengikuti seminar atau kelas bisnis dan pemasaran, kata Amir mencontohkan. Selain itu, Anda juga bisa belajar dari buku-buku bisnis dan pemasaran.


Yang paling penting untuk diingat, Anda harus mampu menjaga kepercayaan pelanggan. Mendirikan bisnis online itu harus sabar dan harus bisa menumbuhkan kepercayaan konsumen, tegas Elyudien. Sudah siap berbisnis?



Makan dulu baru sisanya di tabung


Ada sebuah kisah menarik tentang Makan Dulu Baru Menabung yaitu tentang Lomba Membuat Gajah Menangis, Suatu hari di sebuah Bangsa Tanpa Nama, diadakan lomba membuat gajah menangis.


 


Peserta pertama, diambil dari peserta asal Negara Skotlandia, agar gajah menangis, maka orang tersebut membacakan cerita-cerita sedih selama satu jam. Namun, gajah tersebut malah bengong keheranan dengan cerita yang menyedihkan tersebut.


Peserta kedua, masuklah peserta dari Negara India, agar gajah menangis, maka orang India ini meniupkan seruling selama satu jam dengan suara mendayu-dayu menyedihkan dan bahkan para penonton pun semuanya ikut menangis. Namun anehnya, gajah tersebut malah tertidur sambil mendengkur.


Peserta ketiga, masuklah peserta dari Indonesia, agar gajah menangis, maka orang Indonesia ini mendekatkan mulutnya ke telinga gajah, dengan waktu satu menit saja, gajah itu sudah menangis sejadi-jadinya. Semua orang sangat keheranan, sambil mengatakan; Sakti banget orang Indonesia ini.


Ketika diadakan pembagian piala, sebagai seorang sukses dan tercepat yang menyebabkan gajah menangis, orang Indonesia ini diberi kesempatan untuk memberi sambutan, mengenai kiat-kiat jitu agar gajah menangis.


Dengan polos orang Indonesia ini menjelaskan bahwa untuk menyebabkan gajah menangis sejadi jadinya Cukup dengan satu kalimat saja yaitu : Gajah, hutang bangsa Indonesia diatas sepuluh triliun rupiah lho.


Kisah sederhana ini, sangat mengesankan saya karena memang luar biasa.


Mengapa saya mengambil cerita ini karena sebagian dari kita memiliki Kebiasaan yaitu Makan dulu baru sisanya di tabung dan sangat sedikit sekali yang menabung dulu baru sisanya untuk makan. Dampaknya, hidup kita dari dulu selalu terlilit hutang dan hutang lagi. Bahkan, banyak diantara kita yang matipun meninggalkan hutang.


Setiap diantara kita sebagian tentunya pernah punya hutang. Namun, kalau keseharian kita banyak terlilit hutang. Pasti ada yang salah dalam kehidupan kita. Benar tidak sob???


Maka Jadikanlah, semua dana yang masuk menjadi dana-dana produktif untuk kesejahteraan diri dan masyarakat. Selamat menikmati Kesengsaraan dan Kepahitan hidup kalau kita selalu Makan Dulu Baru Menabung.!!!! 

Inilah Langkah jitu mengelola usaha


Kegiatan mengelola keuangan usaha, sering membuat para pengusaha kalang kabut. Mereka selalu merasa omset yang diperolehnya sudah cukup besar, tapi kenapa labanya selalu habis tanpa sisa dikas usaha? Mungkin hal ini juga sering Anda alami ketika memulai usaha baru. Kebanyakan para pemula, tidak memisahkan antara uang usaha dan uang pribadi. Sehingga uang usaha termakan untuk keperluan sehari-hari, dan uang pribadi ikut digunakan untuk operasional usaha.
Keadaan seperti itulah yang menjadi tantangan besar bagi para pengusaha, agar mereka bisa mengatur keuangan usaha dengan baik dan mengontrol semua pemasukan maupun pengeluaran usahanya. Untuk itu sebelum Anda terjerat dengan permasalahan uang yang semakin rumit, mari kita bahas bersama tips cerdas mengelola keuangan usaha yang mudah-mudahan bisa membantu Anda.
Pertama pisahkan keuangan usaha dengan uang pribadi Anda. Hal ini yang masih sering dilupakan para pemula, mereka menganggap usahanya masih kecil jadi belum perlu memisahkan uang pribadi mereka dengan uang usaha. Padahal itu menjadi salah satu kesalahan utama yang bisa mengganggu arus kas usaha. Sebab dengan menggabungkan kedua uang tersebut, maka Anda akan kesulitan dalam mengontrol pemasukan maupun pengeluaran usaha. Oleh karena itu, sekecil apapun usaha Anda sebaiknya pisahkan uang usaha dan uang pribadi. Agar Anda dapat mencatat semua transaksi usaha dengan rapi.
Kedua setelah memisahkan uang pribadi dan uang usaha, selanjutnya tentukan besar prosentasi keuangan yang akan digunakan untuk kebutuhan usaha. Seperti berapa persen uang yang digunakan untuk operasional usaha, berapa persen laba yang Anda tetapkan, berapa persen uang untuk cadangan kas usaha, serta berapa persen uang yang digunakan untuk pengembangan usaha. Biasanya besar prosentase yang ditentukan masing-masing pengusaha tidak sama. Yang terpenting cara tersebut,  bisa membantu Anda mengelola keuangan usaha sesuai dengan porsi yang sudah ditentukan diawal memulai usaha.
Ketiga buatlah pembukuan dengan rapi. Adanya pembukuan bertujuan untuk mengontrol semua transaksi keuangan, baik pemasukan, pengeluaran, serta hutang dan piutang yang dimiliki usaha. Selain itu pembukuan yang rapi juga akan mempermudah Anda untuk mengevaluasi perkembangan usaha.
Keempat sebisa mungkin kurangi resiko dari hutang usaha. Mengembangkan usaha dengan cara berhutang, memang diperbolehkan. Namun berhati-hatilah dengan hutang Anda, sebab bila kondisi keuangan usaha kurang baik. Adanya beban cicilan hutang, hanya akan memperburuk keadaan usaha Anda. Untuk itu jika pemasukan yang ada belum bisa memenuhi kebutuhan usaha, sebisa mungkin kurangi resiko berhutang.
Kelima selalu kontrol arus kas usaha Anda. Bila arus kas Anda lancar, maka segala kewajiban yang harus dibayar perusahaan juga bisa terpenuhi. Sebagian besar peluang usaha akan terganggu segala operasionalnya, jika kas usaha yang ada tidak berjalan lancar.
Nah, itu dulu tips cerdas mengelola keuangan usaha dari kami. Jika Anda memiliki tips tambahan, bisa sharing bareng dan diposting di kolom komentar kami. Semoga tips usaha diatas bisa membantu Anda dalam mengelola keuangan usaha. Selamat mencoba dan salam sukses.
Sumber: http://bisnisukm.com/tips-cerdas-mengelola-keuangan-usaha.html


Salah Kaprah Tentang Hemat




Masih tentang pepatah yang sering kita dengar, yaitu hemat pangkal kaya. Berhemat adalah perbuatan yang mulia, tetapi betulkah akan membuat kita kaya? Untuk menjawab pertanyaan ini, kita perlu membahasnya lebih mendalam. Sebab dalam prakteknya, berhemat tidak otomatis menjadi kaya, bahkan jika salah kaprah, berhemat akan membuat kita miskin. Koq bisa?
Menghemat memang bisa membuat kita kaya, jika kita berhemat dengan cara yang benar. Ada juga berhemat tidak mengubah kehidupan seseorang. Bahkan ada juga berhemat yang akan menjadikan kita miskin. Jadi ada 3 macam berhemat, Anda melakukan yang mana saat ini? Jangan-jangan, Anda melakukan berhemat yang malah menjadikan miskin.



Ada empat kesalahan dalam berhemat. Bukan berhematnya yang salah, tetapi kesalahan terletak pada menempatkannya dan bagaimana cara kita menyikapinya. Keempat kesalahan ini akan membuat kita miskin.


Pertama: 


Saking berhematnya, banyak orang yang tidak mau shadaqah atau infaq dijalan Allah. Padahal bershadaqah akan melipatgandakan rezeki kita. Itu janji Allah, banyak hadits dan Al Quran yang menjelaskan hal ini. Yang penting kita ikhlash beshadaqah hanya kepada Allah, dan Allah telah berjanji akan mengganti dan melipatgandakan harta kita. Jika tidak mau bershadaqah bukankah berkesan kita tidak mau digandakan rezeki kita?


Kedua: 


Karena berhemat, hidup jadi sengsara. Makan ngirit, pakaian ngirit, rumah ngirit, segala ngirit sehingga hidup terasa sengsara jauh dibawah kemampuan kita. Artinya hemat yang berlebihan. Kenapa sikap seperti ini akan membuat kita miskin? Sebab mindset kita akan mengatakan bahwa kita adalah orang yang serba kekurangan, mindset kita akan mengatakan bahwa kita miskin, sehingga pikiran dan tindakan kita pun akan seperti orang miskin.
Artinya kita boleh berhemat, tetapi jangan berlebihan dalam berhemat. Tahan pengeluaran untuk hal-hal yang sebenarnya tidak perlu, namun menikmati rezeki dari Allah, agar keluarga bisa tersenyum, selama tidak berlebihan dan didalam batas kemampuan, bukanlah pemborosan. Ini bisa menjadi bentuk syukur dan nafkah batin bagi keluarga. Rekreasi, jalan-jalan, dan makan di luar sesekali itu boleh-boleh saja. Yang tidak boleh adalah: terus-menerus sehingga bukan hanya menghabiskan uang, bahkan justru malah tekor.


Ketiga: 
tidak mau berinvestasi. 


Jika Anda memiliki penghasilan Rp 5.000.000 per bulan, berapa penghematan yang bisa Anda lakukan? Rp 3.000.000? Atau Rp 2.000.000? Atau Rp 1.000.000? Atau Rp 500.000? Atau Rp 100.000? Jika jawaban terakhir yang benar, artinya Anda belum bisa berhemat sama sekali. Penghematan paling besar yang bisa Anda dapatkan adalah Rp 5.000.000 per bulan, itu pun jika Anda makan gratis, transportasi gratis, telepon gratis, listrik gratis, dan serba gratis. Kayaknya tidak mungkin dech.
Yang ingin saya tekankan disini adalah jika kita fokus pada penghematan maka peluang keberhasilan kita tidak akan lebih dari penghasilan yang kita miliki. Namun jika kita membuka mata untuk berinvestasi baik dalam bisnis sendiri, emas, properti, saham, dan sebagainya, maka kita memiliki peluang yang jauh lebih besar, bahkan tidak ada batas. Gaji Anda boleh Rp 5.000.000, tetapi peluang penghasilan dari bisnis/investasi bisa jauh lebih besar, puluhan bahwa ratusan kali lipat.
Intinya ialah jangan fokus pada berhemat saja, sisihkan sebagian hasil penghematan Anda untuk investasi.


Keempat: 


melupakan pendidikan. Saking berhematnya, banyak orang yang enggan mengeluarkan uang untuk membeli buku, ebook, video, mengikuti seminar, dan sebagainya. Dia pikir pendidikan bukan kebutuhan primer sehingga mendapatkan alokasi terakhir (jika ada sisa) bahkan tidak dialokasikan sama sekali.
Melupakan pendidikan sebenarnya sama dengan membatasi realitas Anda agar tidak berkembang. Padahal keberhasilan Anda akan berbanding lurus dengan besarnya realitas dalam diri Anda. Pikiran Anda ibarat wadah. Cara memperbesar pikiran ialah dengan belajar atau pendidikan. Hanya orang yang berpikiran besar yang akan meraih pencapaian besar. Pikiran mempengaruhi tindakan Anda dan tindakan menentukan hasil.

Berhemat dan Menjadi Kaya

Sekarang Anda sudah tahu salah kaprah dalam berhemat. Agar penghematan Anda menjadi berkah bagi Anda, maka hindari kesalahan diatas.
  1. Gunakan hasil penghematan Anda untuk shadaqah (tentu saja selain zakat Anda). Insya Allah ini akan menambah keberkahan dan rezeki kita akan ditambah. Tentu saja kita niatkan shadaqah hanya karena Allah, bukan karena ingin ditambah harta. Penambahan harta itu adalah bonus dari Allah sesuai janji-Nya seperti tertulis di Al Quran dan hadits.
  2. Nikmati hidup, jangan menjadi orang yang sesangsara sementara Anda sebenarnya mampu hidup lebih baik. Yang penting jangan boros sehingga uang Anda habis malah tekor untuk bersenang-senang.
  3. Investasikan sebagian hasil penghematan Anda. Bisa membangun bisnis sendiri, investasi pada aset seperti emas, properti, tanah, atau saham, dan sebagainya. Silahkan konsultasikan dengan penasihat keuangan Anda. Investasi memang beresiko, tetapi tidak berinvestasi juga beresiko.
  4. Investasikan pada pendidikan Anda. Tetaplah belajar agar pikiran Anda berkembang. Pohon akan menjadi besar jika pohon itu tumbuh. Begitu juga dengan Anda, bertumbuhlah.
Insya Allah dengan cara seperti ini kehidupan finansial Anda akan lebih baik dibandingkan dengan sekedar berhemat. Hemat pangkal kaya memang benar jika kita menjalankannya dengan benar.


Sumber: http://www.motivasi-islami.com/hemat-pangkal-kaya-betulkah/#more-3144
Posting Lama ►
 

Copyright 2012 kurang sipp: Aneka Tips Template by Bamz